Penanganan Penyakit sistem pernapasan
Rp. 100.000
Jumlah
Penanganan Penyakit sistem pernapasan | Berat: 1000 | Stok: 1000
Penanganan Penyakit sistem pernapasan | Berat: 1000 | Stok: 1000
Layanan penanganan penyakit sistem pernapasan dari Nusa Hub berfokus pada diagnosis, pengobatan, dan pencegahan gangguan pada saluran napas ternak, seperti pneumonia, BRD (Bovine Respiratory Disease), infeksi bakteri/virus, serta gangguan pernapasan akibat manajemen kandang buruk. Penyakit pernapasan merupakan salah satu penyebab utama penurunan performa ternak, sehingga penanganan cepat dan tepat sangat penting.
Pneumonia (akut maupun kronis)
BRD / Bovine Respiratory Disease Complex
Infeksi bakteri (Pasteurella, Mannheimia, Mycoplasma)
Infeksi virus (IBR, PI3, BRSV — sesuai gejala klinis)
Napas megap-megap / dispnea akibat demam tinggi
Rhinitis, batuk kronis, dan sekret hidung patologis
Sesak napas akibat gangguan lingkungan (debu, amonia, kepadatan kandang)
Kunjungan dokter hewan / petugas kesehatan Nusa Hub ke kandang.
Pemeriksaan klinis lengkap, meliputi:
Suhu tubuh (demam)
Pola napas (cepat, megap-megap, retraksi)
Pemeriksaan hidung, mulut, dan bunyi paru (auskultasi)
Riwayat kondisi kandang & paparan stres
Penanganan langsung, berupa:
Antibiotik sesuai indikasi
Anti-inflamasi & antipiretik
Bronkodilator bila diperlukan
Terapi suportif (vitamin, imunostimulan)
Rekomendasi manajemen kandang:
Ventilasi
Kepadatan kandang
Kebersihan dan kadar amonia
Pencegahan stres
Pencatatan digital:
Diagnosis
Obat yang diberikan
Rencana terapi lanjutan
Monitoring lanjutan dalam 2–5 hari untuk memastikan progres kesembuhan.
Diagnosa langsung oleh tenaga profesional yang berpengalaman dalam penyakit pernapasan ternak.
Penggunaan obat resmi, terstandar, dan sesuai regulasi masa expired Nusa Hub.
Penanganan cepat untuk mencegah komplikasi dan penularan.
Pendampingan edukasi manajemen lingkungan untuk mencegah kekambuhan.
Seluruh data ternak tercatat dalam sistem Nusa Hub untuk pemantauan jangka panjang.
Menurunkan angka kematian dan penurunan performa akibat gangguan pernapasan.
Meningkatkan nafsu makan, aktivitas, dan pertumbuhan harian ternak.
Mencegah penularan penyakit dalam satu kandang/populasi.
Mengurangi biaya perawatan akibat penyakit kronis.
Mempertahankan kesehatan populasi ternak dan nilai jual.